Cerita Sisipan 11 Bulan 24.00 WIB

Cerita Sisipan 11 Bulan 24.00 WIB – Saya tidak bisa berkata manis padamu dan kamu tahu itu. Bahkan, dalam tulisan pun saya masih canggung mengatakan hal-hal romantis yang kamu ingin dengar. Tapi kali ini ceritanya sangat berbeda dari biasanya, sangat menyakitkan dan membuat sedih yang tak beraturan.

Seharusnya aku tidak begitu sama kamu soalnya aku tau km wanita penuh komitmen pada hubungan kita berdua. Maaf aku terlalu menyangimu hingga seringkali api cemburu membakar otak dan logika aku. Aku sangat tidak nyaman dengan pesona kamu akhir-akhir ini. Aku merasa kau bukanlah kekasih aku yang dulu bahkan aku sekarrng tak mengenal cintamu itu.

Hatiku gundah dengan perasaanmu padaku, aku semakin takut, kalau kamu sekarag sedih tak mencintaiku lagi bilang lah jangan cara seperti ini. Aku sulit menghadapinya. Hatiku saat ini hancur banget, seolah-olah kau tak peduli lagi denganku. Aku tak tau sekarang harus bagaimana. Tak sanggup menjalani ini semua. Aku menginginkan kamu yang dulu. sederhana, sangat sederhana tetapi membuat aku nyaman. Bukannya aku menuntut.

Aku gak bisa tidur, bnyak pkiran yang terlintas dihati ini tentang kamu. Aku tak pernh mengira semua berubah begitu saja. Aku tak bisa menerima seseorang apa adanya karena seseorang saat ini bukanlah seseorang yang aku kenal.

Apakah kau mnerima jika aku berubah padamu? Aku rasa itu takan pernah ada yang menginginkannya, apakah kau harus menerima seseorang yang dulunya membuat nyaman dan sekarang berubah tak seperti dulu lagi? Semakin menyayangimu aku semakin takut tuk kehilanganmu, seperti berjalan diatas pecahan kaca, semkin jauh semakin sakit yang kurasa. Aku tak peduli kalau pun itu terjadi asalkan km memberikanku dorongan setiap detik untuk berjalan ke arah yang lebih jauh lagi. Aku butuh kamu, tapi aku tak bisa kalau seperti ini terus tanpa dorongan yang lebih dari perasaanmu. Disetiap doaku hanya keluarga dan kamu yang aku syukuri, kamu tidak pernah tau hati dan perasaan aku seperti apa.

Aku tidak pernah berniat untuk membandingkan kamu dengan siapapun itu, aku hanya ingin memotivasi kamu agar kamu menjdi lebih baik dari apa yang aku harapkan. Bagaimana bisa aku dibilang tidak menjaga cintaku untukmu? Harus seperti apalagi aku memperjuangkan kamu? Apakah aku harus mengorbankan nyawaku agar kamu tau pengorbanan aku selama ini? Aku tau dan sangat tau diluar sana banyak yang menginginkan tempatku untuk menjagamu tapi kamu harus tau takan pernah ada yang bisa melampuai cintaku dan pengrobananku sama kamu.

Yang aku inginkan disaat seperti ini hanyalah kamu yang ada dipikiranku, tapi kamu tak pernah mengerti apa yang aku rasakan. Aku tau sekarang mungkin mindset kamu memang banyak diluar sana yang sangat menginginkanmu dan lebih dari aku pria yang tak ada kelebihannya dibanding pria diluar sana. Aku sadar tak ada yang bisa dibanggakan dan dimiliki sama kamu, bahkan yang bisa membuat kamu bahgia aja tidak ada. Asal km tau aku selalu bersyukur mempunyai kekasih seperti kamu tapi sebenernya kamu yang tidak bersyukur memiliki aku dan malah membuat aku terbakar api cemburu.

Aku takan pernah lupain hal ini tepat di monthsarry ke 11 bln jam 24.00. Sangat menyedihkan sekali dalam seumur hidupku ini. Terimakasih telah membersihkan mata aku dari setiap debu, semoga degan ini mata dan hati aku menjadi lega tanpa pikiran dan beban. Terkadang air mata yg mampu menjadikan hati dan pikiran lebih tenang, lantas aku harus bercerita sama siapa disini? Takan ada yg mau menerima dari setiap pembicaraanku, mereka hanyalah mendengarkan setelah itu diam saja. Disni pun aku tak ada keluarga yang bisa mendengarkan semua isi hatiku.

Kekasihmu,

Zain

Note: Karena artikel-artikel ini panjang maka di bagi beberapa bagian/ halaman. Silahkan untuk melihat artikel lanjutan-nya klik halaman 2 3 4 atau next di atas ini.

Ada yang ingin ditanyakan?