Apa Itu Hackintosh? Perbedaan Hackintosh Retail VS Distro

Mengenal lebih jauh tentang apa itu hackintosh – Bagi sebagian orang yang akrab dengan dunia komputer dan lebih khusus lagi yang suka utak-atik software, mungkin kata ini cukup familiar. Namun tidak menutup kemungkinan masih banyak juga yang masih asing dengan istilah ini. Kata hackintosh sebenarnya merujuk pada kata Macintosh (Sistem Operasi milik Apple) yang dijual bundling/ jadi satu dengan produk komputer/ hardware dari Apple.

apa itu hackintosh

Apa itu Hackintosh?

Kata hack sendiri muncul karena sejak lama Sistem operasi OS Macintosh hanya dapat diaplikasikan pada komputer keluaran apple saja, dan tidak bisa diinstal secara mandiri di komputer PC biasa, layaknya sistem operasi WIndows dan Linux.

Oleh karena sistem OS Macintosh yang memang dirancang untuk hardware Apple, maka ada beberapa developer software yang secara khusus melakukan patching/ memodifikasi kode pemrograman yang sebelumnya hanya di aplikasi di komputer Apple Mac, kemudian dapat diaplikasikan ke komputer biasa dengan beberapa pendekatan khusus. Oleh karena proses patching ini, maka pada developer software ini kemudian diberi sebutan sebagai Hacker, dan produk yang dihasilkan sebagai Hackintosh, yaitu sistem operasi Macintosh yang di’hack’ untuk dipalikasikan / dapat diinstal pada komputer PC biasa.

Proses HAckintosh ini sebenarnya sudah berjalan sejak sistem operasi OSX Tiger, dimana ada saat itu terjadi peralihan kontrak Apple untuk tidak menggunakan processor Power PC dari IBM, dan beralih ke processor dari Intel yang saat itu menggunakan Dualcore. Perubahan platform hardware ini menjadi peluang para developer software yang meyakini bahwa bila OSX Tiger menggunakan hardware Intel DUalcore, maka OSX Tiger juga dapat di install di hardware PC biasa di platform Intel. Semenjak keluaran OSX Tiger, maka muncul Distro yang lebih berani di OSX Leopard dan seterusnya.

Istilah DISTRO kemudian populer di kalangan hackintosher. DISTRO merujuk pada OSX yang telah dipatching secara khusus sehingga dalam satu paket installer (DVD atau Flashdisk USB) telah terdapat bootloader yang dapat booting langsung di PC. sedangkan pada saat sebelum adanya distro, para hackintosher harus secara manual menggunakan bootloader terpisah, dan installer OSX versi Asli (disebut versi RETAIL). semenjak itu ada beberapa developer yang terkenal dengan distro-distronya. Ada beberapa yang cukup terkenal dengan produk distronya yang free seperti : iAtkos, Hazard, Niresh, iDeneb, iRimbi, dll.

Hingga kini distro hackintosh masih bermunculan dan banyak digunakan sebagai alternatif menginstall OSX di PC biasa. Walaupun ada metode install dengan versi RETAIL di PC biasa, tapi menginstall versi DISTRO dirasa lebih mudah dan cepat, utamanya bagi pemula yang tidak ingin ribet dengan segala permasalahan hackintosh.

KOMPATIBILITAS

Tidak semua PC/laptop dapat secara langsung menjalankan sistem operasi OSX. Oleh karena itu pemilihan spesifikasi sangat menentukan tingkat keberhasilan dan berjalannya fitur-fitur OSX dengan sempurna. Kamu dapat mengidentifikasi hardware sebelum memutuskan untuk menginstal OSX pada PC/laptop, untuk mengetahui apakah PC/laptop tersebut dapat menjalankan OSX atau tidak.

Karena banyak Hackintosher yang pada akhirnya gagal atau mengalami kesulitan menginstall/menjalankan OSX karena menggunakan PC/laptop yang tidak kompatibel. Mengikuti dan lebih cermat dalam memilih spesifikasi hardware lebih disarankan untuk mempermudah dan menjamin keberhasilan dalam menjalankan sistem operasi OSX.

INSTALLASI (Distro vs Retail)

Ada dua cara instal Hackintosh pada PC/laptop yaitu Distro dan Retail. Pada umumnya para pemula Hackintosher lebih memilih cara instal menggunakan DVD Distro, yaitu paket instalasi yang sudah dikemas sedemikian rupa lengkap dengan bootloader, driver serta kernel dalam satu DVD. Ada banyak pilihan paket Distro Hackintosh, beberapa diantaranya adalah iAtkos, iDeneb, Hazzard, dsb.

Sementara cara instalasi Retail lebih disukai oleh para veteran Hackintosher karena dianggap lebih murni (vanilla). Namun cara ini kurang praktis karena pengguna harus memilih dan membuat sendiri paket instalasi, mulai dari bootloader, driver dan kernel yang diambil langsung dari DVD Retail asli OSX.

DRIVER

Pada dasarnya OSX didesain hanya untuk mengenali perangkat standar Mac saja. Agar perangkat pada PC/laptop dapat dikenali dan berfungsi maka diperlukan driver, yang dapat diaktifkan baik melalui DSDT (Differental System Distribution Table) dan Kext (Kernel Extension). Tidak semua perangkat ada driver DSDT atau Kext nya dan tidak dijamin perangkat tersebut bisa berfungsi 100%. Namun ada pula perangkat yang langsung dikenali dan berfungsi tanpa harus diinstal drivernya, istilah perangkat ini dikenal dengan sebutan OOB (out of box).

APLIKASI

Hampir semua aplikasi yang berjalan di Mac dapat dijalankan pula di Hackintosh, kecuali aplikasi tertentu yang membutuhkan integrasi dengan perangkat khusus Mac.

LEGALITAS

Menginstal OSX pada komputer selain Mac adalah ilegal, namun semua kembali pada keputusan masing-masing. Karena disisi lain Hackintosh telah memberikan kesempatan pada para pengguna PC/laptop yang biasanya hanya mengenal Windows/Linux untuk mencoba OSX dan pada akhir membuat mereka menyukainya dan pada akhirnya memutuskan untuk membeli Mac.

http://hackintoshku.com/apa-itu-hackintosh
http://ekoprajaosx86.blogspot.co.id/2012/10/apa-itu-hackintosh.html

Note: Karena artikel-artikel ini panjang maka di bagi beberapa bagian/ halaman. Silahkan untuk melihat artikel lanjutan-nya klik halaman 2 3 4 atau next di atas ini.

2 Comments

Ada yang ingin ditanyakan?